Misteri Kepunahan Dinosaurus


Daksasoft SSP (free) | Daksasoft pendidikan | Daksasoft Game | Daksasoft Kasir | Daksasoft Konstruksi | Home | Kontak


Daksasoft Konstruksi
Kepunahan Dinosaurus
Daksasoft SSP(free)
Polling Presiden 2014
Polling Partai dan Caleg 2014
Daksasoft pendidikan
Daksasoft Game
Daksasoft Kasir 1.0
Home
Kontak

Sekitar tiga tahun yang lalu (2012), Saya mengkaji ada keganjilan dalam teori punahnya Dinosaurus. Konon Dinasaurus punah karena:

  • Aktivitas gunung berapi.
  • Asteroid yang jatuh ke bumi.
  • Perubahan iklim.
  • Perburuan Alien.
  • Atau hal lainnya?

Sumber BBC

Kalau mahluk sebesar itu bisa punah lantas bagaimana dengan manusianya? untuk menjawab pertanyaan ini saya mencoba menggali isi Kitab suci (Injil dan Al Quran). Siapa tahu jawabannya ada. kurang lebih tiga tahun saya menganalisa Al Quran, yang asal mulanya berasal dari surat Albaqarah ayat 30 tentang percakapan antara Allah dan malaikat.

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". (QS. 2 : 30)

Dari ayat ayat tersebut tersirat bahwa Adam bukanlah orang pertama yang tinggal dibumi, karena malaikat sudah pernah menyaksikan manusia sebelum adam yang suka berbuat kerusakan dimuka bumi serta menumpahkan darah.

Kalau adam bukan orang pertama yang tinggal dibumi lantas siapa orang-yang pernah tinggal di bumi sebelum adam?

Perhatian saya selanjutnya terfokus ke bangunan purbakala yang sangat menakjubkan seperti candi borobudur yang usianya masih belum diketahui dengan pasti, piramida mesir yang berusia lebih dari 10 ribu tahun , penemuan loji Reaktor Nuklear yang berusia dua juta tahun di Oklo sekitar Republik Gabon, puma punku dan bangunan purba yang lainnya yang ditemukan dalah keadaaan tertimbun tanah. Bagaimana bisa bangunan sebesar dan semegah itu dibiarkan begitu saja oleh penduduk dan pembuatnya. Bagaimana mungkin dahulu bisa membuat bangunan seperti itu sedangkan ilmu pengetahuaan saat itu anggap saja pada 0 masehi masih primitif.

Perhatian saya selanjutnya terfokus ke pertanyaan kapan adam diciptakan. Untuk menjawab ini kemungkinan ada di Injil yang diturunkan lebih awal dari Al Quran (di Al Quran tidak ada ayat yang menceritakan kapan kelahiran adam). Dalam analisis saya "Injil banyak mengisahkan tentang awal kehidupan adam, sedangkan di Al Quran banyak menceritakan tentang kejadian akhir jaman (Kiamat)". Karena saya tidak ahli di Injil maka saya cari saja naskah ini di Internet, dan ini hasilnya adalah sebagai berikut:

Dari pencarian di internet saya peroleh hasil sebagai berikut ( http://alfredoguciano.blogspot.co.id/2010/10/misteri-sang-adam-manusia-pertama.html ):

"Membaca dan mempelajari kitab Injil (Perjanjian Lama) dengan teliti, maka kita akan mengetahui, berapa lama rentang waktu antara munculnya ( nabi ) Adam ( a.s ) diciptakan sampai ke tahun 1 masehi. Kita akan mendapatkan angka 4168 tahun. Angka ini adalah valid, karena Perjanjian Lama menulis kisah mulai dari Adam sampai kedatangan Yesus dengan teliti dan cermat, berapa usia saat melahirkan dan saat wafat direntang generasi Adam hingga Yesus, dicatat dengan cermat oleh kitab Perjanjian Lama. Angka 4168 tahun kita dapatkan dengan uraian sbb : Rentang waktu antara Adam diciptakan sampai peristiwa banjir besar dizaman ( nabi ) Nuh ( a.s ) adalah 1656 tahun. ( Kejadian 5:1-32 dan 7:11-24 ). Saat peristiwa banjir, usia Nabi Nuh 600 tahun. Rentang waktu dari peristiwa banjir besar Nuh sampai peristiwa bencana Sodom-Gomora dizaman Nabi Ibrahin a.s dan Nabi Luth a.s adalah 390 tahun. ( Kejadian 11:10-26, 18:1-33 dan 19:1-29 ). Lot ( Nabi Luth ) adalah keponakan Ibrahim, keduanya hidup sezaman. Peristiwa bencana Sodom-Gomora terjadi 9 bulan sebelum ( nabi ) Ishak ( a.s ) bin Ibrahim lahir. Rentang waktu dari peristiwa bencana Sodom-Gomora sampai migrasi ( nabi ) Yakub ( a.s ) dan anak cucu keluarganya ( bani Israil ) yang berjumlah 70 orang, dari Kana'an ke Mesir adalah 190 tahun. ( Kej 25:24-26 dan 47:7-9 ). Inilah awal bani Israil tinggal di Mesir, saat itu ( nabi ) Yusuf( a.s ) bin Yakub sudah menjadi gubernur di Mesir. Rentang waktu dari migrasi bani Israil ke Mesir sampai bani Israil exodus melewati dan membelah laut kembali ke Kana'an yang berjumlah 600.000 jiwa dipimpin nabi Musa a.s adalah 430 tahun. ( Keluaran 12:40-41 dan Galatia 3:17 ). Inilah lamanya bani Israil tinggal di Mesir, kemudian karena ditindas oleh raja Mesir, bani Israil dipimpin oleh Musa meninggalkan Mesir dengan membelah lautan menuju tanah yang dijanjikan, Kana'an. Rentang waktu dari exodusnya bani Israil pimpinan nabi Musa a.s sampai pembangunan Rumah Tuhan oleh raja Salomo ( nabi Sulaiman a.s ) bertepatan pada tahun ke 4 pemerintahan Salomo adalah 480 tahun. ( l Raja Raja 6:1 ). Rentang waktu dari pembangunan Rumah Tuhan oleh raja Salomo sampai runtuhnya kerajaan Yehuda/Yerusalem oleh agresi raja Nebukadnedzar ( Babylonia ) adalah 436 tahun. ( l Raja Raja 6:1 dan l Raja Raja 14:21 s.d 2 Raja Raja 25:21 ). Runtuhnya kerajaan Yerusalem dengan raja terakhirnya Zedekia adalah karena agresi yang dilakukan oleh raja Nebukadnedzar, terjadi pada tahun ke 19 masa pemerintahan Nebukadnedzar, akibat agresi itu raja Zedekia, pejabat dan sebagian besar rakyatnya ditawan dan diangkut ke Babylonia, inilah yang disebut masa pembuangan bani Israil. Peristiwa ini dalam sejarah dunia dicatat pada tahun 586 SM. Dengan demikian, rentang waktu sejak diciptakannya Adam sampai agresi raja Nebukadnedzar adalah 3582 tahun. Jadi total rentang waktu antara Adam diciptakan sampai tahun 1 Masehi adalah 4168. Tentu saja, umat Kristiani harus mempercayai data dan keterangan ini, angka 4168 tahun antara Adam hingga Yesus, adalah mutlak, silakan keterangan diatas dicocokan dengan Perjanjian Lama. Angka tersebut bukanlah penafsiran dan tidak bisa ditafsirkan lagi, karena angka dan cerita tersebut adalah pasti dan data. Jika angka 4168 tahun tidak dipercayai, sama artinya mengingkari sejarah dalam Perjanjian Lama. "

Setelah memperoleh hasil tersebut saya jadi heran dengan silsilah manusia karena tidak sesuai dengan fosil yang ditemukan. Contohnya:

  • Meganthropus Paleojavanicus, fosil ini berasal dari lapisan Pleistosen bawah, diperkirakan dia memiliki badan tegap dan rahang besar dan kuat. Manusia jenis ini diperkirakan hidup pada Zaman Batu Tua (Paleolithikum) sekitar 1 juta sampai dengan 2 juta tahun lalu,
  • Pithecanthropus, memiliki umur yang bervariasi diperkirakan hidup antara 30.000 sampai dengan 2 juta tahun lalu.
  • Ditemukan fosil rahang manusia yang diperkirakan berusia 2,8 juta tahun (http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/03/150304_sains_manusia_purba).

Atau mau menghitung awal adam seperti menentukan titik 0 Kalvin???? Akhirnya ketemu jalan buntu.

Secara tidak sengaja pada pertengahan tahun 2015 saya menyalakan televisi dan menemukan siran di TVRI tentang pengkajian Al Quran yang disampaikan oleh cak Nurhadi. Cara pengkajian ini benar-benar menakjubkan. Benar benar Luar Biasa. Banyak definisi baru yang saya dapatkan yang berbeda jauh dari definisi yang saya dapatkan sebelumnya. Uraiannya sangat jelas dan gamblang.

Ternyata Al Quran itu ilmu pasti seperti matematika atau seperti bahasa pemrograman. Konsisten, tidak ada pertentangan satu sama lainnya. Jika salah mengartikannya berakibat pada kesimpulan: Tuhan itu Bodoh (Goblok) atau Tuhan itu Plin-Plan.

Berbekal dari Penkajian Al Quran dari Muhammad Nurhadi (Cak Nur-ASALAM), saya buka lagi jalan buntu tersebut dan sedikit demi sedikit mulai terurai. Saya mulai dari ayat berikut ini:

"Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain." (QS 6:6).

Ayat yang menjelaskan tentang kemusnahan negeri/kaum diulang di beberapa ayat, yang mengindikasikan betapa pentingnya peristiwa tersebut, maka berilah perhatian lebih atas ayat ayat yang diulang-ulang tersebut.

"Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum musyrikin) berapa banyaknya Kami membinasakan umat-umat sebelum mereka, padahal mereka berjalan (di bekas-bekas) tempat tinggal umat-umat itu? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal. "(QS 20:128)

"Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap di pandang mata."(QS 19:74)

“Apa tidak mereka lakukan perjalanan di bumi, kemudian memperhatikan bagaimana ada akibat terhadap orang-orang yang ada dari sebelum mereka ?. Adalah mereka itu dahsyat dari mereka dan kuat, dan lebih banyak bekas-bekasnya di bumi, maka Allah siksa mereka dengan dosa-dosa mereka, dan tidak ada seorangpun dapat menghindar dari siksa Allah.” (QS 40:21)

" Dan (Kami binasakan) kaum 'Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum- kaum tersebut"(QS 25:38)

“Maka tidakkah mereka lakukan perjalanan di bumi, lalu memperhatikan, bagaimana ada akibat kepada orang-orang yang dari sebelum mereka ?. Adalah mereka lebih banyak dari mereka, dan dahsyat kuat, dan lebih banyak bekas-bekas mereka di bumi. Tetapi apa-apa yang mereka usahakan itu tidak berguna bagi mereka.” (QS 40:82)

"Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah dibinasakan itu) telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?” (QS 50:36)

Dari ayat-ayat tersebut sangat jelas bahwa sebelum Adam, bumi sudah dihuni oleh mahluk cerdas seperti kita tetapi bukan keturunan Adam. Siapa saja mereka? perhatikan dengan teliti ayat

"Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, 'Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan dan negeri-negeri yang telah musnah? Telah datang kepada mereka rasul-rasul dengan membawa keterangan yang nyata, maka Allah tidaklah sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." (QS 9:70)

"Dan (Kami binasakan) kaum 'Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum- kaum tersebut"(QS 25:38)

"Dan Kami jadikan bagi masing-masing mereka perumpamaan dan masing-masing mereka itu benar benar telah Kami binasakan dengan sehancur-hancurnya"(QS 25:39)

Sebelum kaum Adam telah ada kaum Nuh, 'Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan, kaum Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum- kaum tersebut.

Jadi Allah telah menciptakan banyak 'Adam-adam lain' sebelum si Mbah kita, Adam. Sebagai contoh ada orang pertama pada jaman Nabi Nuh, kemudian berkembang biak menjadi banyak, terjadi jaman jahiliyah, diturumkan Nabi Nuh, Ada kitab sucinya (seperti Al Quran/Injil), Nabi Nuh dimenangkan dengan cara menenggelamkan kaumnya nabi Nuh yang kafir, kemudian kaum Nuh yang selamat mencapai masa kejayaan setelah ribuan atau bisa juga jutaan tahun setelah nabi Nuh meninggal. Karena banyak dosa dan membuat kerusakan di muka bumi mereka dibinasakan, dan kemudian Allah ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.

Nabi itu tidak hanya diturunkan di Timur Tengah saja, Bisa juga Nabi itu diturunkan di Amerika, Rusia, Jepang, Tiongkok, Australia, maupun di Indonesia.

Yang binasa tidak hanya manusia, tetapi juga hewan dan tumbuhannya. Dinosaurus yang pernah hidup di bumi ini juga sudah binasa sehancur-hancurnya sehingga kita tidak akan pernah menjumpainya dalam keadaan hidup meskipun kita cari di seluruh permukaan bumi, karena yang memusnahkan adalah Allah, yang maha perkasa.

Yang tersisa hanya fosil dinasaurus beserta bangunan kaum -kaum sebelum kita. Hanya bangunan yang kokoh saja yang dapat bertahan terhadap pemusnahan masal ini. Gedung pencakar langit, mobil dan motor purba hancur semua, yang sanggup bertahan hanya bangunan yang terbuat dari batu, emas, perak dan perunggu. Tidak semua kaum ada bekas-bekas peninggalannya, sebagian besar dibinasakan tanpa jejak.

"yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa. "(QS 46:25)

"Itu adalah sebahagian dan berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah. "(QS 11:100)

"Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu."(QS 40:78)

Kepunahan Masal

Yang menjadi misteri berikutnya adalah bagaimana cara Allah memusnahkan manusia yang mempunyai peradaban yang sangat tinggi? Untuk menjawab pertanyaan ini secara tidak sengaja saya menonton MetroTV yang menyiarkan tentang tornado yang sangat dahsyat (kekuatan F5). Kecepatan angin yang bertiup didalam pusaran sangat tinggi yaitu sekitar 400-450 km/jam. Seluruh daerah yang dilalui tornado tersebut rata dengan tanah dan menghasilkan puing-puing (serpihan serpihan) saja. Rumah hancur, kayu dan kerikil jadi misil (peluru mematikan), sangat mengerikan. Itupun terjadi hanya sebentar saja. setelah tornado kehabisan energinya, hilanglah tornado tersebut.

"Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan, angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk. "(QS 51:41-42)

Akibat dari angin ini adalah serbuk, bukan serpihan serpihan. Bisa dibayangkan berapa kecepatan angin yang dikirim Allah ini!!! Angin yang menghasilkan suara keras yang mengguntur hanya bisa dicapai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, didalam angin ada batu kerikil yang menjadikan senjata yang sangat mematikan. Udara yang merupakan komponen yang kita butuhkan untuk hidup menjadi senjata pemusnah masal yang maha dahsyat. Begitu juga tanah tempat kita berpijak dapat digunakan senjata untuk membunuh manusia (kota orang-orang sebelum kita mungkin ada dibawah kaki kita), begitu juga dengan air, dapat digunakan untuk membinasakan manusia.

"Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." (QS 29:40)

"Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya, seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud."(QS 11:67-68)

"Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia)"(QS 15:74-76)

Untuk dapat menghasilkan angin yang dahsyat diperlukan energi yang sangat besar yang dapat menimbulkan perbedaan tekanan yang sangat tinggi dalam area yang sangat luas. Bagaimana caranya melakukan hal tersebut??? Pertanyaan ini sering terpikirkan sampai tidur, dan tentu saja saya berdoa kepada Allah, bagaimana kejadian itu terjadi. Pada suatu hari saya merasa ada yang aneh di daerah Arab. Lokasi Arab dekat dengan laut, tapi bagaimana bisa jadi gurun? Kemudian saya lihat di Google Earth...... dan jawabannya ketemu.

Ada beberapa gurun yang masih baru, dan ada gurun yang mulai pulih. Gurun yang masih baru merupakan hasil pemusnahan kaum sebelum kita, sedangkan gurun yang mulai pulih adalah hasil pemusnahan kaum-kaum sebelumnya. Gurun ini terbentuk karena bumi berhenti berotasi, sehingga mengakibatkan panas yang tinggi pada bagian siang hari dan menghasilkan temperatur yang sangat dingin pada bagian tengah malam. akibatnya terjadi perbedaan tekanan yang besar antara daerah pada siang hari yang bertekanan rendah dengan daerah pada malam hari yang bertekanan tinggi. Perbedaan ini akan menghasilkan angin yang sangat kencang, yang dapat menghasilkan suara yang mengguntur. Jadi seandainya nanti tiba-tiba siang tapi tidak berganti malam atau sebaliknya malam tapi tidak berganti jadi siang, maka ....... itulah hari pemusnahan masal bagi kaum adam. Perhatikan ayat-ayat dibawah ini.

"Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan."(QS 24:44-42)

"Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur."(QS 25:62)

"Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya?"(QS 23:82)

Kelihatannya ayat ini sepele dan konyol, hanya pergantian siang dan malam saja dimasukkan ke dalam Al Quran, apa pentingnya? Sudah begitu diulang-ulang lagi, bukan hanya itu tetapi untuk dijadikan pelajaran, untuk dipahami. Tetapi jika akibatnya adalah seperti yang saya gambarkan diatas.... WOOOW benar sekali bunyi ayat tersebut.

Kalau kita perhatikan gambar dibawah ini (benua Australia) terlihat ada gurunnya tapi sudah menipis, ini menunjukkan bumi pernah berhenti berotasi pada posisi matahari tepat diatasnya. Apakah setelah bumi berhenti berotasi arahnya kembali kearah semula atau berbalik arah atau mungkin berpindah rotasi dari utara keselatan ataupun sebaliknya?? Untuk membuktikan hal tersebut perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, contohnya adakah kandungan minyak bumi di daerah kutub? jika ada berarti dahulu daerah kutub pernah menjadi katulistiwa.

Dalam Al Quran hal itu tidaklah penting, yang penting untuk dijadikan pelajaran adalah mengenai pemusnahan suatu kaum termasuk anda juga jika banyak berbuat dosa.

"Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?"(QS 54:51)

'serupa dengan kamu' berarti bukan kita. Ada penemuan fosil manusia raksasa yang menurut sebagian orang berita tersebut bohong -hoax- tapi orang yang mengatakannya tidak pernah mengkonfirmasikan ke sumbernya langsung. Kalau menurut saya (tanpa survai) ada yang benar ada pula yang orang iseng dengan bermodalkan program pengolah gambar (photoshop/Gimp) dapat merekayasa itu, tetapi yang lainnya nyata. Bahkan ada kemungkinan ada manusia kerdil yang ukurannya lebih kecil dari kita. Allah itu maha Kreatif, Manusia tiap generasi bisa berbeda-beda bisa juga sama, begitu juga binatang dan tumbuhannya bisa sama bisa juga berbeda. Kalau menurut saya ukuran antara manusia dan binatang serta tumbuhannya adalah proposional. Jika binatangnya sebesar dinosaurus maka manusianya juga besar. kalau tidak maka akan jadi mangsa binatang.

Mengenai syarat dan ketentuan pemusnahan masal akan saya uraikan di lain waktu.

Setelah seluruh penghuni bumi musnah, maka Allah membiarkan bumi itu tanpa penghuni (mati) selama kurun waktu tertentu supaya limbah pencemaran yang dihasilkan kaum-kaum pengrusak itu hilang. Bumi jadi bersih dari limbah, baik limbah cair, padat, gas maupun radioaktif. Kemudian barulah diciptakan 'Adam' yang baru, sehingga yang dia terima itu bumi yang bersih, dan nyaman untuk ditempat tinggali.

"Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi yang sudah mati. Sesungguhnya (Tuhan yang berkuasa seperti) demikian benar-benar (berkuasa) menghidupkan orang-orang yang telah mati. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. "(QS 30:50)

"...Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya "(QS 7:56)

"...dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman"(QS 7:85)

"Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan"(QS 36:33)

"dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal"(QS 45:5)

Apa yang menimpa umat-umat sebelum kita, pasti akan terjadi pada kaum kita, jika syarat-syaratnya sudah terpenuhi. Allah maha adil baik itu kepada kaum Adam, kaum Nuh, Ibrahim, Musa, A'ad, Madyan dan kaum lainnya. Semua diperlakukan sama 'equal treatment'.

"Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum (mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah."(QS 33:62)

"Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu ." (QS 8:38)

"Karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu."(QS 43:43)

"Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)"(QS 3:137)

"Dan Tuhanku akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain (dari) kamu"(QS 11:57)

"Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru"(QS 14:19)

"dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain"(QS 47:38)

Kebenaran Al Quran sedikit demi sedikit mulai terungkap.

"Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Quran setelah beberapa waktu lagi"(QS 38:88)

Semoga bermanfaat dan menjadi renungan pada diri kita masing-masing, Amin

Liftian Edi